Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA/MA/MAK akan digelar pada 26 Oktober 2026. Apakah Anda sudah siap mengikuti TKA? Walaupun bersifat tidak wajib, TKA sangat penting bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Beberapa jalur masuk nasional mengharuskan peserta memiliki nilai TKA. Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam TKA 2026 adalah Bahasa Indonesia. TKA Bahasa Indonesia memuat soal-soal mengenai teks informasi, teks fiksi, karakteristik kosakata, karakteristik kalimat, karakteristik wacana, dan lainnya. Rata-rata soal TKA Bahasa Indonesia memiliki teks yang cukup panjang. Oleh karena itu, siswa perlu sering berlatih supaya bisa terbiasa mengerjakan soal dalam durasi yang terbatas.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang TKA Bahasa Indonesia, pentingnya persiapan, gambaran umum soal, contoh-contoh soal beserta kunci jawaban, tips mempersiapkan diri, serta FAQ yang sering diajukan. Simak dengan saksama.
Gambaran Umum Soal TKA Bahasa Indonesia
Soal TKA Bahasa Indonesia umumnya terdiri dari beberapa jenis:
-
Pilihan Ganda Biasa: Siswa memilih satu jawaban yang paling tepat dari lima opsi.
-
Pilihan Ganda Kompleks: Siswa dapat memilih lebih dari satu jawaban benar.
-
Benar/Salah: Siswa menilai pernyataan benar atau salah berdasarkan teks.
-
Menjodohkan: Siswa mencocokkan pernyataan dengan kategori yang sesuai.
-
Isian Singkat: Siswa menuliskan jawaban singkat.
Materi yang diujikan meliputi:
-
Teks Informasi: Artikel, berita, laporan, dan teks nonfiksi lainnya.
-
Teks Fiksi: Cerpen, novel, puisi, dan drama.
-
Karakteristik Kosakata: Makna kata, kata serapan, istilah, dan ungkapan.
-
Karakteristik Kalimat: Struktur kalimat, efektivitas kalimat, dan ejaan.
-
Karakteristik Wacana: Gagasan utama, ide pokok, hubungan antarparagraf, dan tujuan penulis.
Teks yang disajikan bisa sangat panjang, misalnya tentang tradisi bendera kuning, ancaman kepunahan serangga, May Day, kopi luak, kesehatan gigi, skincare, sampah plastik, cerpen, dan Rhodamin B. Siswa dituntut untuk membaca dengan cermat, memahami isi, dan menjawab pertanyaan yang menguji pemahaman mendalam.
Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia dan Kunci Jawaban
Berikut adalah beberapa contoh soal TKA Bahasa Indonesia jenjang SMA/sederajat yang dikutip dari buku Siaga Plus TKA SMA/MA terbitan Erlangga (2026) dan laman Pusmendik Kemendikdasmen. Soal-soal ini mencakup berbagai tipe dan topik.
Contoh Soal 1: Makna Istilah dalam Teks
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-3.
Makna Bendera Kuning dalam Tradisi Masyarakat Indonesia
Di Indonesia, sehelai bendera kuning yang terpasang di tepi jalan atau depan rumah bukan sekadar kain berwarna tanpa makna. Keberadaannya merupakan simbol komunikasi nonverbal yang sangat kuat. Hal ini menandakan bahwa salah satu anggota masyarakat di lingkungan tersebut telah meninggal. Tradisi ini telah menjadi bagian dari latar sosial masyarakat Indonesia dalam menyampaikan berita duka secara cepat. Menariknya, warna kuning umumnya identik dengan hal-hal positif, seperti keceriaan, masa muda, dan semangat. Lantas, mengapa warna kuning digunakan sebagai simbol yang berkaitan dengan duka dan kematian?
Secara filosofis, penggunaan warna kuning memiliki sejarah panjang. Pada masa kolonial, bendera kuning dengan huruf Q digunakan sebagai penanda isolasi. Huruf Q merupakan singkatan dari kata quarantine yang berarti 'karantina'. Penanda ini digunakan saat terjadi wabah penyakit menular. Namun, seiring berjalannya waktu, maknanya bergeser di tanah air. Kuning dipilih karena sifatnya yang mencolok dan mudah terlihat dari kejauhan. Karakteristik ini diperlukan agar siapa pun yang melintas dapat segera mengetahui adanya kabar duka tanpa adanya pengumuman.
Kehadiran bendera kuning secara otomatis memicu solidaritas sosial. Begitu bendera dikibarkan, para tetangga biasanya akan segera datang untuk melayat, membantu persiapan pemulasaraan jenazah, hingga memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. Hal ini mencerminkan sifat gotong royong dan empati yang tinggi dalam budaya kita.
Meskipun di beberapa daerah, terkadang ditemukan penggunaan bendera putih, bendera kuning tetap menjadi identitas universal kematian. Ia menjadi pengingat bagi yang hidup tentang kefanaan dunia sekaligus simbol penghormatan terakhir bagi mereka yang telah tiada. Dengan demikian, bendera kuning bukan hanya sekadar kain, tetapi juga jembatan rasa dan persaudaraan antarmanusia dalam menghadapi duka.
Soal 1: Berdasarkan teks tersebut, penggunaan istilah "komunikasi nonverbal" untuk mendeskripsikan fenomena pengibaran bendera kuning merujuk pada...
A. Proses penyampaian pesan dukacita yang dilakukan melalui simbol visual tanpa memerlukan pernyataan lisan
B. Prosedur standar dalam masyarakat untuk mengisolasi penderita penyakit menular melalui tanda kain berwarna
C. Bentuk interaksi sosial yang terjalin antarwarga saat membantu proses pemulasaran jenazah di rumah duka
D. Strategi pemberitahuan kepada khalayak luas agar memberikan bantuan finansial kepada keluarga yang ditinggalkan
E. Upaya pelestarian nilai budaya leluhur yang dilakukan secara turun temurun melalui penggunaan warna tertentu
Jawaban: A
Pembahasan: Komunikasi nonverbal adalah penyampaian pesan tanpa kata-kata. Bendera kuning menyampaikan berita duka tanpa perlu pengumuman lisan.
Soal 2: Berdasarkan teks tersebut, beri tanda centang pada kotak untuk setiap pernyataan yang benar mengenai penggunaan kosakata dalam menggambarkan fenomena atau latar sosial pada teks.
a. Penggunaan kosakata "simbol komunikasi nonverbal" merujuk pada fenomena penyampaian informasi kematian yang efektif tanpa memerlukan interaksi verbal langsung secara luas.
b. Istilah "identitas universal" dalam teks tersebut menandakan bahwa penggunaan bendera kuning telah menjadi aturan hukum tertulis yang wajib dipatuhi oleh seluruh penduduk Indonesia.
c. Kata "solidaritas sosial" menggambarkan fenomena munculnya empati dan aksi nyata masyarakat, seperti melayat dan membantu proses pemulasaraan, saat melihat bendera dikibarkan.
d. Kosakata "masa kolonial" dan "quarantaine" dalam teks digunakan untuk menjelaskan latar sejarah atau asal-usul evolusi makna warna kuning yang semula berkaitan dengan isu kesehatan.
e. Frasa "jembatan rasa" merupakan kosakata teknis medis yang menunjukkan bahwa bendera kuning berfungsi untuk menyembuhkan trauma psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan.
Jawaban: Pernyataan a, c, dan d benar
Pembahasan: Pernyataan b salah karena "identitas universal" bukan aturan hukum tertulis. Pernyataan e salah karena "jembatan rasa" adalah metafora, bukan istilah medis.
Soal 3: Analisislah keterkaitan antara kosakata, latar sosial, dan fenomena dalam teks dengan memberi tanda centang pada kolom Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut:
-
Kata persaudaraan menggambarkan hubungan yang erat antar anggota masyarakat yang saling peduli dan membantu serta memiliki rasa kebersamaan selayaknya saudara. (Benar/Salah)
-
Penggunaan istilah gotong royong menunjukkan latar sosial masyarakat yang cenderung pasif dan hanya menunggu instruksi dari keluarga yang berduka. (Benar/Salah)
-
Istilah tanah air merujuk pada kualitas tanah dan air di Indonesia. (Benar/Salah)
Jawaban: Pernyataan 1 Benar, Pernyataan 2 Salah, dan Pernyataan 3 Salah
Pembahasan: Gotong royong menunjukkan masyarakat aktif, bukan pasif. Tanah air merujuk pada negara Indonesia, bukan kualitas tanah dan air.
Contoh Soal 2: Analisis Teks Informasi
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 4.
Ancaman Kepunahan Serangga bagi Ekosistem Global
Populasi serangga di seluruh dunia mengalami penurunan yang mengkhawatirkan dalam beberapa dekade terakhir. Penyebab utamanya dipicu beberapa faktor, yakni hilangnya habitat serangga akibat urbanisasi dan pertanian intensif; polusi dari pestisida dan pupuk yang digunakan secara masif; kehadiran patogen; serta perubahan iklim. Para ilmuwan memperingatkan bahwa kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan besar pada keseimbangan rantai makanan global.
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Biological Conservation, lebih dari 40 persen spesies serangga terancam punah dalam beberapa dekade mendatang. Bersamaan dengan itu, bioma serangga tercatat menurun sekitar 2,5 persen tiap tahun. Jika tren ini terus berlanjut, para peneliti memprediksi dapat terjadi kepunahan massal serangga dalam waktu sekitar satu abad. Kondisi ini menjadi sangat serius bagi keseimbangan alam.
Serangga berperan sebagai fondasi struktural ekosistem yang menopang sekitar 70 persen spesies hewan lain dalam rantai makanan. Selain itu, serangga berperan dalam penyerbukan tanaman, penguraian materi organik, serta pengendalian hama secara alami. Kehancuran populasi serangga dapat memicu efek domino yang dapat mengganggu stabilitas ekosistem dan mengancam ketahanan pangan manusia. Penelitian tersebut juga menyoroti bahwa sepertiga spesies serangga saat ini berada dalam status terancam.
Soal 4: Berdasarkan teks tersebut, bagan alur yang paling akurat untuk menggambarkan krisis populasi serangga secara global adalah...
A. Hilangnya habitat dan penggunaan pestisida → Populasi serangga menurun → Rantai makanan terganggu → Ketahanan pangan manusia terancam
B. Populasi serangga menurun → Penggunaan pestisida berkurang → Habitat alami bertambah → Ekosistem menjadi stabil
C. Ketahanan pangan meningkat → Serangga berkembang pesat → Urbanisasi makin luas → Produksi pangan menurun
D. Perubahan iklim menurun → Habitat serangga rusak → Populasi serangga stabil → Rantai makanan seimbang
E. Penelitian global → Data 40% spesies menurun → Laju penurunan 2,5% per tahun → Prediksi punah dalam 100 tahun
Jawaban: A
Pembahasan: Alur yang benar adalah penyebab (hilangnya habitat dan pestisida) → populasi serangga menurun → rantai makanan terganggu → ketahanan pangan terancam.
Contoh Soal 3: Kosakata Serapan
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 5.
Hari Buruh Internasional atau May Day diperingati setiap 1 Mei sebagai bentuk penghormatan kepada para pekerja di seluruh dunia. May Day terus dijadikan momentum untuk mengingat perjuangan buruh dalam memperoleh hak-hak yang layak, seperti upah yang adil, jam kerja yang manusiawi, serta jaminan keselamatan kerja.
Buruh memiliki kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi suatu negara karena terlibat langsung dalam proses produksi. Berbagai barang dan jasa yang digunakan masyarakat dihasilkan melalui kerja buruh. Oleh karena itu, peran mereka sangat penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Perbedaan orientasi antara keuntungan perusahaan dan isu kesejahteraan pekerja terkadang menyebabkan proses negosiasi berlangsung alot.
Untuk memperjuangkan hak dan kepentingannya, para buruh kerap menyampaikan aspirasi melalui aksi damai, seminar, dan diskusi. Berbagai upaya tersebut mencerminkan usaha pekerja untuk memperoleh kondisi yang lebih baik. Dalam situasi tersebut, pemerintah diharapkan dapat berperan sebagai penengah dengan mengayomi kepentingan pekerja dan perusahaan secara seimbang. Salah satu bentuknya adalah menyediakan ruang dialog yang aman serta dukungan hukum bagi kedua belah pihak. Dengan demikian, berbagai perbedaan kepentingan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.
Soal 5: Kata serapan dari bahasa asing yang terdapat dalam teks tersebut adalah...
A. Hak, alot, dan profesi
B. Seminar, alot, dan adil
C. Mengayomi, profesi, dan produksi
D. Seminar, mengayomi, dan profesi
E. Seminar, profesi, dan produksi
Jawaban: E
Pembahasan: Kata serapan dari bahasa asing adalah seminar (dari bahasa Inggris), profesi (dari bahasa Belanda/Inggris), dan produksi (dari bahasa Belanda/Inggris). Alot, hak, adil, dan mengayomi adalah kata asli Indonesia.
Contoh Soal 4: Teks Fiksi (Cerpen)
Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 15-17.
"E...gurumu itu orang desa ini juga. Pasti tahu bahwa saat ini musim maddongi (mengusir burung saat buah padi mulai menguning). Besok kau menghadap, sampaikan bahwa kau membantu Ayah di sawah. Nah, pasti gurumu mengerti mengapa kamu tidak ke sekolah."
Aku terpana. Jawaban Ayah benar-benar membuatku hampir menangis histeris. Bagaimana tidak. Lomba semakin dekat, sementara masih banyak materi yang belum aku paham. Terbayang aku akan hancur dan tidak bisa bersaing dengan siswa sekolah lain. Ingin rasanya aku berteriak agar Ayahku tahu bagaimana kacaunya pikiranku. Namun, aku sadar bahwa ini adalah perbuatan yang tidak akan menyelesaikan masalah. Malah akan semakin membuat Ayahku geram. Otakku terus berpikir untuk mencari solusi terbaik. Sambil berjalan mengikuti Ayah dari belakang, aku mulai menyusun strategi. "Bagaimana kalau aku ke rumah iyye-ku (nenek), menyampaikan masalahku ini. Ya, hanya dia yang mampu menundukkan Ayah."
Esok harinya, sepulang sekolah, kuayunkan sepedaku menuju rumah iyye-ku.
"Kenapa kamu lesu?" Iyye menanyakan keadaanku. Aku pun menceritakan semuanya kepada iyye.
"Ya sudah, tidak usah sedih. Nanti kusampaikan pada ayahmu. Kau ke dalam, makan dulu, baru pulang," ujar iyye-ku.
(Piala di Atas Dangau, Muhammad Isrul, dengan penyesuaian)
Soal 15: Apa permasalahan yang dihadapi tokoh aku dalam kutipan tersebut? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
a. Kekecewaan dan kesedihan tokoh aku terhadap sikap Ayahnya yang tidak mengizinkannya masuk sekolah di musim maddongi, padahal dia harus mempersiapkan diri untuk bersaing dalam lomba dengan siswa sekolah lain. (Benar/Salah)
b. Kemarahan hati tokoh aku terhadap Ayahnya yang melarang dia pergi sekolah karena sedang musim maddongi di sawah dan dia diberi tugas menghalau burung yang hinggap pada padi di sawah mereka. (Benar/Salah)
c. Perasaan tertekan tokoh aku terhadap peraturan keluarganya yang mengharuskan dia tidak masuk sekolah setiap musim maddongi, padahal dia ingin sekali belajar dan tidak mau ketinggalan pelajaran. (Benar/Salah)
Jawaban: Pernyataan a Benar, Pernyataan b Salah, dan Pernyataan c Salah
Pembahasan: Tokoh aku sedih dan kecewa karena tidak bisa sekolah untuk persiapan lomba. Kemarahan bukan fokus utama, dan bukan peraturan keluarga yang mengharuskan, melainkan situasi musim maddongi.
Soal 17: Keterkaitan nilai sosial dalam kutipan cerpen tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah...
A. Masih ditemukan orang tua yang tidak memedulikan pendidikan anaknya demi membantu pekerjaan mereka.
B. Terbenturnya cita-cita anak karena tradisi sebuah keluarga yang mengutamakan anak mampu bekerja mandiri.
C. Asumsi bahwa bekerja lebih bermanfaat daripada sekolah yang dianggap tidak menghasilkan apa-apa untuk keluarga.
D. Kebiasaan anak-anak tidak sekolah di musim maddongi demi menjalankan tradisi di lingkungan keluarga mereka.
E. Orang tua mengarahkan anak-anak untuk rajin bekerja membantu mereka di sawah agar bisa melanjutkan kehidupannya kelak.
Jawaban: A
Pembahasan: Nilai sosial yang terlihat adalah masih adanya orang tua yang mengutamakan bantuan anak di sawah daripada pendidikan, meskipun anak memiliki kebutuhan belajar.
Contoh Soal 5: Membandingkan Dua Teks
Bacalah teks 1 dan teks 2 berikut untuk menjawab soal nomor 18-20.
Teks 1
Rhodamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai negara. Jenis makanan yang mengandung Rhodamin B di antaranya kerupuk, terasi, dan makanan ringan. Zat ini juga banyak ditemukan pada kembang gula, sirup, manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol. Tampilan makanan yang menggunakan zat ini cenderung menarik dan terkesan menawarkan cita rasa tinggi sehingga ketika harga jualnya tidak semahal tampilannya, banyak yang tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya. Zat ini paling berbahaya bila dikonsumsi karena menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Apabila mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B, dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak sehingga lama-kelamaan jumlahnya akan terus bertambah. Dampaknya baru akan kelihatan setelah puluhan tahun kemudian. Jika sudah masuk dalam tubuh, akan mengendap pada jaringan hati dan lemak, tidak dapat dikeluarkan, dan dalam jangka waktu lama bisa bersifat karsinogenik.
Teks 2
Rhodamin B berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar atau berfluoresensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes, dan digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut, dan sabun. Rhodamin B memiliki berbagai nama lain, antara lain: Tetra ethyl rhodamin; Rheoninine B, D, & C; Red No. 19; Food Red 15; ADC Rhodamine B; Aizen Rhodamine; dan Brilliant Pink B. Rhodamin B mengandung senyawa klorin (Cl) yang merupakan senyawa halogen yang berbahaya dan reaktif. Jika tertelan, senyawa ini akan berusaha mencapai kestabilan dalam tubuh dengan cara mengikat senyawa lain dalam tubuh. Mengonsumsi bahan pangan yang mengandung Rhodamin B dalam jangka panjang dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, kerusakan hati, gangguan fisiologis tubuh, bahkan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati.
Soal 19: Pernyataan yang tepat sesuai isi kedua teks tersebut berkaitan dengan Rhodamin B adalah...
A. Rhodamin B sering disalahgunakan sebagai pewarna makanan karena menawarkan cita rasa yang tinggi.
B. Rhodamin B berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi diperlukan pada industri, seperti tekstil dan kertas.
C. Rhodamin B berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi mudah ditemukan pada kembang gula dan sirup.
D. Rhodamin B yang berbentuk serbuk kristal dan berwarna hijau digunakan pada industri tekstil dan kertas.
E. Rhodamin B berdampak buruk bagi kesehatan, meskipun dampak itu baru terlihat beberapa tahun kemudian.
Jawaban: B
Pembahasan: Teks 1 dan 2 sama-sama menyebutkan Rhodamin B berbahaya bagi kesehatan, tetapi digunakan di industri tekstil dan kertas. Opsi A salah karena cita rasa tinggi hanya persepsi. Opsi C tidak disebutkan sebagai hal yang tepat. Opsi D hanya sebagian benar. Opsi E tidak sepenuhnya tepat karena dampak bisa jangka panjang.