Contoh Soal ANBK Literasi dan Pembahasannya Lengkap Terbaru 2026

Arif RahmanArif Rahman ·
Contoh Soal ANBK Literasi dan Pembahasannya Lengkap Terbaru 2026

Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) kembali menjadi agenda krusial bagi seluruh satuan pendidikan di Indonesia pada tahun 2026 ini. Berbeda dengan ujian nasional zaman dulu yang menguji hafalan rumus atau teori, ANBK fokus mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu instrumen penilaian utamanya adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi Membaca.

Agar siap menghadapi ujian berbasis komputer ini, para siswa perlu membiasakan diri membaca teks panjang dan memahami maksud tersirat di dalamnya. Mempelajari contoh soal ANBK literasi dan pembahasannya secara mandiri sejak dini akan sangat membantu meningkatkan skor rapor mutu sekolah Anda.

Apa Itu ANBK Literasi dan Tujuan Pelaksanaannya?

ANBK Literasi Membaca bukanlah tes mengeja kata atau sekadar membaca teks fiksi dengan suara lantang. Ini adalah penilaian berskala nasional untuk mengukur kemampuan individu dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks tertulis. Melalui instrumen ini, kementerian ingin melihat sejauh mana siswa dapat mengembangkan kapasitas individu sebagai warga masyarakat yang produktif.

Tujuan utama pelaksanaan asesmen ini murni untuk memetakan mutu sistem pendidikan di Indonesia, bukan untuk menentukan kelulusan individu siswa. Hasil skor kolektif dari para peserta nantinya akan dirangkum ke dalam platform Rapor Pendidikan Sekolah. Dokumen digital tersebut menjadi bahan evaluasi kepala sekolah dan Dinas Pendidikan setempat untuk memperbaiki strategi pembelajaran di ruang kelas.

Materi Literasi yang Diujikan dalam ANBK 2026

Materi yang disajikan dalam lembar ujian berbasis komputer ini dikelompokkan ke dalam struktur konteks yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa tidak akan menemukan pertanyaan langsung yang jawabannya tertulis mentah-mentah di dalam paragraf.

Secara umum, konten teks bacaan dalam AKM Literasi dibagi menjadi dua rumpun besar:

  • Teks Informasi: Bacaan yang berisi data, fakta, fenomena alam, atau artikel ilmiah populer yang bertujuan memberikan pengetahuan baru kepada pembaca.

  • Teks Sastra / Fiksi: Bacaan kreatif berbentuk cerita pendek, puisi, atau dongeng yang bertujuan memberikan hiburan serta refleksi moral kepada pembaca.

Proses kognitif yang dinilai dalam aplikasi komputer ANBK terbagi ke dalam tiga level penalaran utama berikut ini:

Tingkat Proses Kognitif Deskripsi Kemampuan Siswa Bentuk Aplikasi Soal
Menemukan Informasi (Retrieve) Kemampuan mencari, mengakses, dan menemukan fakta tersurat dalam teks. Mencocokkan data angka, nama tokoh, atau lokasi kejadian.
Memahami (Interpret & Integrate) Kemampuan mengolah teks untuk menyimpulkan makna tersirat dan keterkaitan antarparagraf. Menentukan ide pokok atau memprediksi kelanjutan cerita.
Mengevaluasi & Merefleksikan Kemampuan menilai kredibilitas teks dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata. Memberikan opini, kritik terhadap ilustrasi, atau menilai pesan moral penulis.

Cara Menjawab Soal Literasi ANBK dengan Benar

Menghadapi durasi waktu ujian yang terbatas di depan layar monitor komputer sering kali memicu kepanikan tersendiri. Membaca teks sepanjang tiga paragraf dari awal hingga akhir tanpa strategi yang jelas hanya akan membuang waktu Anda dengan sia-sia.

Berikut adalah tips taktis dari para guru berprestasi untuk menghemat waktu pengerjaan:

  • Baca Pertanyaannya Terlebih Dahulu: Jangan membaca teksnya dulu, bacalah soalnya terlebih dahulu agar Anda tahu informasi spesifik apa yang harus dicari dalam paragraf.

  • Terapkan Teknik Skimming: Pindai teks secara cepat untuk menangkap gagasan besar, lalu fokuslah pada kalimat utama di awal atau akhir paragraf.

  • Perhatikan Detail Grafik: Jika teks dilengkapi dengan infografis, tabel, atau diagram, jangan diabaikan karena pertanyaan evaluasi sering kali muncul dari data visual tersebut.

Contoh Soal ANBK Literasi dan Pembahasannya

Untuk memberikan gambaran riil mengenai model evaluasi berbasis komputer terbaru, mari kita pelajari contoh studi kasus teks informasi berikut ini.

Berikut adalah rangkuman contoh soal Numerasi ANBK SMP dari video tersebut beserta pembahasan lengkapnya:

  • Mengurutkan Bilangan

    • Pembahasan: Ubah semua ke desimal: Budi = 0,61; Dinda = 0,7; Ade = 0,68; Yuda = 0,55. Urutan terkecil: Yuda, Budi, Ade, Dinda.
  • Skala Peta 


    • Soal: Skala 1 : 1.250.000, jarak pada peta 8 cm. Berapa jarak sebenarnya (km)?
    • Pembahasan: Jarak sebenarnya = 8 × 1.250.000 = 10.000.000 cm. Karena diminta km, bagi dengan 100.000 (coret 5 nol), hasilnya 100 km.
  • Interpretasi Diagram Lingkaran


    • Soal: Jika total panen 500 kuintal, berapa kuintal jagung jika jagung 25%?
    • Pembahasan: 25% × 500 = (25/100) × 500 = 25 × 5 = 125 kuintal.
  • Perubahan Suhu 


    • Pembahasan: Banyak kenaikan = 2.400 / 80 = 30 kali. Penurunan suhu = 30 × 0,5 = 15°C. Suhu akhir = 34 - 15 = 19°C.
  • Pola Barisan Burung


    • Pembahasan: Barisan ke-12 = 1 + (12-1) × 2 = 23. Jumlah total = (12/2) × (1 + 23) = 6 × 24 = 144.
  • Peluang pada Roda Putar


    • Pembahasan: Samakan penyebut jadi 24: 1/24 + 2/24 + 3/24 = 6/24 = 1/4. Sisa = 3/4. Dibagi dua untuk hijau & kuning = (3/4) / 2 = 3/8.
  • Analisis Pengukuran Sudut

 

    • Identifikasi Skala: Perhatikan posisi angka nol (0°) pada busur derajat. Karena jarum menunjuk angka 130° pada skala yang dimulai dari nol, maka besar sudutnya adalah 130°.
    • Klasifikasi Sudut: Bandingkan hasil pengukuran dengan kriteria sudut berikut:
    • Sudut lancip: Kurang dari 90°
    • Sudut siku-siku: Tepat 90°
    • Sudut tumpul: Antara 90° hingga 180°
    • Kesimpulan: Karena nilai 130° berada di antara 90° hingga 180°, maka sudut tersebut dikategorikan sebagai sudut tumpul.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Peserta Saat Mengerjakan Soal Literasi

Berdasarkan catatan evaluasi pelaksanaan ANBK pada tahun-tahun sebelumnya, kegagalan siswa meraih skor maksimal umumnya bukan karena tidak bisa membaca. Kesalahan fatal yang paling sering berulang adalah kebiasaan menjawab soal berdasarkan opini pribadi atau pengetahuan umum di luar teks bacaan.

Ingat, seluruh jawaban untuk soal AKM Literasi wajib bersumber dan dapat dibuktikan secara ilmiah dari wacana yang disediakan di layar monitor komputer. Kesalahan umum lainnya adalah kecerobohan saat membaca instruksi pilihan ganda. Banyak siswa langsung mengklik satu pilihan jawaban, padahal format soalnya adalah "Pilihan Ganda Kompleks" yang menuntut peserta memilih lebih dari satu jawaban benar.

Pertanyaan yang Sering Muncul (FAQ)

Apakah bentuk soal ANBK Literasi tahun 2026 hanya berupa pilihan ganda saja?

Tidak. Variasi bentuk soal ANBK bersifat dinamis, meliputi pilihan ganda biasa, pilihan ganda kompleks (jawaban benar lebih dari satu), menjodohkan garis, pernyataan Benar-Salah (isian centang), serta isian uraian singkat.

Bagaimana cara melatih kemampuan literasi membaca bagi siswa yang malas melihat teks panjang?

Solusinya adalah melatih siswa membaca media teks multimodal, seperti infografis bergambar, komik edukasi, atau artikel berita pendek yang menarik. Fokuskan latihan pada kemampuan menarik kesimpulan dari data gambar tersebut.

Apakah nilai ANBK Literasi yang rendah bisa membuat seorang siswa tidak naik kelas?

Sama sekali tidak. Nilai ANBK tidak masuk ke dalam buku rapor individu siswa dan tidak memengaruhi kelulusan atau kenaikan kelas. Nilai tersebut murni digunakan pemerintah untuk mengevaluasi mutu sarana pembelajaran sekolah.

Kesimpulan

Mempersiapkan diri dengan mempelajari contoh soal ANBK literasi dan pembahasannya terlengkap 2026 adalah langkah cerdas untuk membangun rasa percaya diri siswa di depan komputer ujian. Kunci utama kesuksesan dalam asesmen ini bukanlah menghafal materi, melainkan mengasah ketajaman logika dalam menganalisis maksud penulisan sebuah wacana teks.

Biasakan diri melakukan simulasi mandiri menggunakan portal resmi Pusmenjar kementerian agar tidak canggung dengan sistem antarmuka tombol komputer saat hari pelaksanaan tiba. Dengan pemahaman taktis dan pembiasaan literasi yang konsisten, sekolah Anda pasti mampu meraih predikat hijau terbaik pada lembar Rapor Pendidikan nasional.

Artikel Terkait

Lihat Semua