Penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) akan kembali dimulai pada tahun depan. Sebagai referensi, siswa bisa cek jurusan vokasi dan sarjana paling favorit di SNBT 2026. Tahun lalu, ada sebanyak 256.369 peserta yang berhasil lolos tes SNBT. Program studi yang paling banyak diminati adalah prodi vokasi. Data ini menjadi gambaran berharga bagi calon mahasiswa yang akan menghadapi SNBT 2027. Dengan memahami tren peminat, kamu dapat menyusun strategi pemilihan jurusan yang lebih matang, sesuai minat, bakat, dan peluang karier.
Memilih jurusan kuliah bukanlah keputusan sederhana. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan: minat pribadi, prospek kerja, biaya, lokasi kampus, hingga tingkat persaingan. Data jurusan favorit di SNBT 2026 dapat menjadi salah satu acuan. Namun, perlu diingat bahwa jurusan favorit belum tentu cocok untuk semua orang. Yang terpenting adalah kesesuaian dengan tujuan dan kemampuan diri.
Mengapa Data Jurusan Favorit Penting?
Data jurusan favorit di SNBT 2026 memberikan gambaran tentang tren minat siswa dan dinamika pasar kerja. Jurusan yang banyak diminati biasanya memiliki prospek karier yang jelas, gaji menarik, atau relevansi dengan kebutuhan industri. Misalnya, jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi favorit karena meningkatnya kesadaran akan pentingnya keselamatan di tempat kerja. Jurusan Keperawatan tetap diminati karena kebutuhan tenaga kesehatan yang terus tinggi.
Selain itu, data ini juga menunjukkan tingkat keketatan. Jurusan dengan pendaftar banyak namun kuota terbatas memiliki persaingan yang sangat ketat. Contohnya, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Universitas Sebelas Maret (UNS) memiliki 5.582 pendaftar tetapi hanya menerima 43 orang. Artinya, peluang diterima sangat kecil. Calon mahasiswa perlu mempertimbangkan strategi memilih jurusan cadangan yang tidak kalah prospektif.
10 Jurusan Favorit di PTN SNBT 2026
Berikut daftar 10 jurusan favorit di PTN Akademik berdasarkan jumlah pendaftar SNBT 2026:
-
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) – Universitas Sebelas Maret
Pendaftar: 5.582
Diterima: 43 -
Keperawatan (D3) – Universitas Airlangga
Pendaftar: 5.216
Diterima: 60 -
Administrasi Bisnis (D3) – Universitas Brawijaya
Pendaftar: 5.059
Diterima: 116 -
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) – Universitas Airlangga
Pendaftar: 4.792
Diterima: 60 -
Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (S1) – Institut Teknologi Bandung
Pendaftar: 4.789
Diterima: 115 -
Keperawatan Anestesiologi (D4) – Universitas Sebelas Maret
Pendaftar: 4.766
Diterima: 23 -
Hukum (S1) – Universitas Diponegoro
Pendaftar: 4.685
Diterima: 287 -
Perpajakan (D3) – Universitas Airlangga
Pendaftar: 4.570
Diterima: 60 -
Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital (D4) – Universitas Negeri Jakarta
Pendaftar: 4.346
Diterima: 45 -
Ilmu Hukum (S1) – Universitas Indonesia
Pendaftar: 4.187
Diterima: 174
Dari daftar tersebut, terlihat bahwa program vokasi (D3/D4) mendominasi posisi teratas. Bahkan, lima dari sepuluh jurusan favorit adalah program vokasi. Ini menunjukkan pergeseran minat: semakin banyak siswa yang memilih pendidikan vokasi karena dianggap lebih praktis, singkat, dan berorientasi kerja. Jurusan K3, Keperawatan, dan Administrasi Bisnis menjadi primadona.
10 Jurusan Favorit Vokasi di PTN Vokasi SNBT 2026
Sementara itu, untuk PTN Vokasi (politeknik), berikut 10 jurusan favorit versi SNBT 2026:
-
Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) – Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Pendaftar: 3.615
Diterima: 127 -
Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Jakarta
Pendaftar: 3.557
Diterima: 62 -
Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 3.055
Diterima: 32 -
Teknik Informatika (D4) – Politeknik Negeri Jakarta
Pendaftar: 2.796
Diterima: 45 -
Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Medan
Pendaftar: 2.620
Diterima: 112 -
Teknik Informatika (D3) – Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 2.618
Diterima: 32 -
Teknik Informatika (D4) – Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 2.577
Diterima: 64 -
Manajemen Bisnis (D4) – Politeknik Negeri Medan
Pendaftar: 2.521
Diterima: 69 -
Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Malang
Pendaftar: 2.389
Diterima: 79 -
Teknik Mesin (D3) – Politeknik Negeri Bandung
Pendaftar: 2.383
Diterima: 48
Dari daftar ini, terlihat bahwa jurusan Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya menjadi yang paling favorit dengan 3.615 pendaftar. Administrasi Bisnis dan Teknik Informatika juga sangat diminati. Politeknik Negeri Jakarta dan Politeknik Negeri Bandung mendominasi daftar. Ini menunjukkan bahwa politeknik dengan reputasi baik dan lokasi strategis menjadi magnet bagi calon mahasiswa.
Mengapa Jurusan-Jurusan Ini Begitu Diminati?
Ada beberapa alasan mengapa jurusan-jurusan di atas menjadi favorit. Pertama, prospek kerja yang jelas. Jurusan K3, Keperawatan, Administrasi Bisnis, dan Teknik Informatika memiliki permintaan yang tinggi di dunia kerja. Lulusan K3 dibutuhkan di berbagai industri untuk memastikan keselamatan kerja. Lulusan Keperawatan dibutuhkan di rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya. Administrasi Bisnis dan Teknik Informatika relevan dengan hampir semua sektor.
Kedua, masa studi yang lebih singkat. Program D3 hanya 3 tahun, sedangkan D4 4 tahun. Ini lebih singkat dibandingkan S1 yang umumnya 4 tahun. Banyak siswa yang ingin segera bekerja dan mandiri secara finansial.
Ketiga, biaya yang lebih terjangkau. UKT program vokasi di PTN relatif lebih murah dibandingkan S1, terutama untuk D3. Ini menjadi pertimbangan penting bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Keempat, pembelajaran yang praktis. Program vokasi menekankan praktik dan keterampilan, sehingga lulusannya lebih siap kerja. Mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melakukan tugas teknis.
Kelima, tren industri. Beberapa jurusan seperti K3 dan Teknik Informatika sedang naik daun karena kebutuhan industri yang meningkat. Kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dan transformasi digital mendorong permintaan lulusan di bidang ini.
Keenam, reputasi kampus. Universitas dan politeknik yang masuk daftar favorit adalah institusi terkemuka dengan akreditasi baik. Lulusan dari kampus-kampus ini memiliki daya saing tinggi.
Ketujuh, lokasi strategis. Banyak kampus favorit berada di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Lokasi ini menawarkan akses mudah ke industri, magang, dan peluang kerja.
Tingkat Keketatan
Data pendaftar dan diterima menunjukkan tingkat keketatan yang beragam. Beberapa jurusan sangat ketat, seperti D4 K3 UNS (5.582 pendaftar, 43 diterima) dan D4 Keperawatan Anestesiologi UNS (4.766 pendaftar, 23 diterima). Rasio keketatannya mencapai lebih dari 100:1. Artinya, hanya sekitar 1 dari 100 pendaftar yang diterima. Ini menjadi tantangan besar bagi calon mahasiswa.
Namun, ada juga jurusan dengan tingkat keketatan lebih rendah. Misalnya, Hukum Undip menerima 287 dari 4.685 pendaftar (rasio sekitar 1:16). Ilmu Hukum UI menerima 174 dari 4.187 pendaftar (rasio 1:24). Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Medan menerima 112 dari 2.620 pendaftar (rasio 1:23). Jadi, peluang masih terbuka jika memilih dengan strategi.
Calon mahasiswa perlu mempertimbangkan keketatan ini saat memilih jurusan. Jangan hanya memilih jurusan favorit tanpa memperhitungkan peluang. Siapkan strategi: pilih satu jurusan yang sangat diinginkan, satu jurusan yang sesuai minat, dan satu jurusan cadangan yang peluangnya lebih besar.
Tips Memilih Jurusan SNBT 2027
Bagi siswa yang akan menghadapi SNBT 2027, berikut tips memilih jurusan:
-
Kenali minat dan bakat. Pilih jurusan yang sesuai dengan passion dan kemampuan. Jangan memilih hanya karena ikut-ikutan atau tekanan orang tua.
-
Riset prospek karier. Cari tahu peluang kerja, gaji, dan tren industri di bidang yang diminati.
-
Perhatikan akreditasi. Pastikan jurusan dan kampus terakreditasi minimal B atau A.
-
Cek keketatan. Gunakan data SNBT 2026 sebagai gambaran. Pertimbangkan rasio pendaftar dan diterima.
-
Siapkan jurusan cadangan. Pilih jurusan dengan keketatan lebih rendah sebagai alternatif.
-
Sesuaikan dengan kemampuan akademik. Jangan memilih jurusan yang membutuhkan kemampuan yang jauh di atas rata-rata jika tidak yakin bisa bersaing.
-
Perhatikan biaya. Hitung UKT dan biaya hidup. Cari informasi beasiswa.
-
Pertimbangkan lokasi. Kampus di kota besar menawarkan lebih banyak peluang magang dan kerja, tetapi biaya hidup lebih tinggi.
-
Ikuti tryout dan simulasi. Latih kemampuan mengerjakan soal SNBT.
-
Doa dan restu orang tua. Jangan lupakan faktor spiritual dan dukungan keluarga.
Kesimpulan
Data jurusan favorit di SNBT 2026 menunjukkan dominasi program vokasi, terutama D4 K3, D3 Keperawatan, dan D3 Administrasi Bisnis. Program sarjana seperti Teknik Pertambangan, Hukum, dan Ilmu Hukum juga tetap diminati. Faktor prospek kerja, masa studi singkat, biaya terjangkau, dan pembelajaran praktis menjadi pendorong utama. Tingkat keketatan bervariasi, sehingga strategi pemilihan jurusan sangat penting. Bagi calon mahasiswa SNBT 2027, gunakan data ini sebagai referensi, tetapi tetap sesuaikan dengan minat, bakat, dan tujuan pribadi. Persiapkan diri sebaik mungkin, dan raih jurusan impianmu.
FAQ
1. Apa itu SNBT?
Seleksi Nasional Berdasarkan Tes, jalur masuk PTN menggunakan tes tertulis (UTBK).
2. Jurusan apa yang paling favorit di SNBT 2026?
D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Universitas Sebelas Maret dengan 5.582 pendaftar.
3. Apakah program vokasi lebih diminati daripada sarjana?
Ya, lima dari sepuluh jurusan favorit di PTN Akademik adalah program vokasi (D3/D4).
4. Mengapa jurusan K3 begitu diminati?
Karena prospek kerja jelas, kebutuhan industri tinggi, dan kesadaran keselamatan kerja meningkat.
5. Apa jurusan favorit di PTN Vokasi?
Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (3.615 pendaftar).
6. Berapa tingkat keketatan D4 K3 UNS?
5.582 pendaftar, 43 diterima, rasio sekitar 130:1.
7. Apakah jurusan Hukum masih diminati?
Ya, Hukum Undip (4.685 pendaftar) dan Ilmu Hukum UI (4.187 pendaftar) masuk 10 besar.
8. Apa tips memilih jurusan di SNBT?
Kenali minat, riset prospek, cek keketatan, siapkan cadangan, dan sesuaikan kemampuan.
9. Apakah data SNBT 2026 bisa jadi acuan SNBT 2027?
Ya, sebagai gambaran tren, tetapi keketatan bisa berubah.
10. Apakah program D3 dan D4 lebih cepat kerja?
Umumnya ya, karena fokus praktik dan masa studi lebih singkat.