UMY Resmi Buka S1 Kriminologi, Terima Mahasiswa Baru 2027/2028

Administrator
UMY Resmi Buka S1 Kriminologi, Terima Mahasiswa Baru 2027/2028

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menambah daftar program studi barunya. Kali ini, UMY resmi membuka Program Studi S1 Kriminologi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi nomor 1045/B/O/2026. Program studi baru di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2027/2028. Kabar ini disambut baik oleh calon mahasiswa yang tertarik mendalami dunia kriminalitas, hukum pidana, sosiologi, hingga teknologi digital. “Penasaran dengan dunia kriminalitas, hukum pidana, sosiologi, hingga teknologi digital? Kini saatnya kamu mengulik lebih jauh melalui S1 Kriminologi UMY, program studi baru dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMY,” demikian dikutip dari unggahan tanggal 20 September 2026 di akun Instagram @admisiumy.

Kriminologi adalah ilmu yang mempelajari kejahatan, pelaku kejahatan, dan upaya pencegahan serta penanggulangannya. Ilmu ini sangat relevan dengan perkembangan zaman, terutama di era digital ketika kejahatan siber semakin marak. UMY melihat kebutuhan akan ahli kriminologi yang mampu memahami fenomena kejahatan dari berbagai perspektif. Oleh karena itu, kurikulum S1 Kriminologi UMY dirancang dengan perpaduan unik: Hukum Pidana, Sosiologi, Teknologi Digital, dan Nilai-Nilai Islam. Pendekatan multidisiplin ini diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak mulia.

Visi dan Misi S1 Kriminologi UMY

UMY memiliki visi untuk menciptakan pemimpin masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional sekaligus menerapkan ilmu di bidang siber dan kriminologi dalam membangun ketahanan sosial masyarakat berbasis digital. Visi ini sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi pola kejahatan. Kejahatan tidak lagi hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya. Mulai dari penipuan online, perundungan siber, pencurian data, hingga kejahatan lintas negara. UMY ingin menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan tersebut.

Selain itu, UMY juga mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu siber, kriminologi, sosiologi serta mengupayakan peningkatan keamanan masyarakat di dunia maya. Program studi ini juga mendukung pembangunan masyarakat yang lebih sadar hukum dan memiliki ketahanan sosial yang kuat. Dengan demikian, lulusan S1 Kriminologi UMY diharapkan tidak hanya menjadi peneliti atau penegak hukum, tetapi juga agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Kurikulum dan Pendekatan Multidisiplin

S1 Kriminologi UMY menawarkan kurikulum yang menggabungkan empat bidang utama: Hukum Pidana, Sosiologi, Teknologi Digital, dan Nilai-Nilai Islam. Hukum pidana memberikan dasar tentang peraturan dan sanksi yang berlaku. Sosiologi membantu memahami akar sosial dari kejahatan. Teknologi digital membekali mahasiswa dengan keterampilan analisis data, forensik digital, dan pemahaman tentang kejahatan siber. Nilai-nilai Islam menjadi fondasi moral dan etika dalam menjalankan profesi.

Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik. Mereka akan dilatih untuk menganalisis kasus, melakukan penelitian lapangan, dan menggunakan teknologi untuk memetakan pola kriminalitas. Beberapa mata kuliah yang akan dipelajari antara lain Teori Kriminologi Modern, Teori Kriminologi Post Modern, Metode Penelitian Kriminologi, Etiologi Kriminal, Viktimologi, Kriminologi Forensik, dan Kriminologi & Cyber Security. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang komprehensif dan keterampilan yang aplikatif.

Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru

UMY menawarkan dua jalur penerimaan untuk S1 Kriminologi. Pertama, Jalur Nilai Rapor. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik baik selama sekolah menengah. Penilaian didasarkan pada nilai rapor semester 1 hingga 5. Kedua, Jalur CBT (Computer Based Test). Jalur ini mengharuskan calon mahasiswa mengikuti tes berbasis komputer yang mengukur kemampuan akademik, logika, dan bahasa. Pendaftaran dapat dilakukan melalui admisi.umy.ac.id. Calon mahasiswa dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi dan keunggulan mereka.

Jadwal pendaftaran dan persyaratan lengkap dapat dilihat di laman resmi admisi UMY. Calon mahasiswa disarankan untuk mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi akademik maupun administrasi. Pastikan semua dokumen seperti ijazah, transkrip, dan sertifikat pendukung telah disiapkan. Jangan menunda pendaftaran hingga batas akhir untuk menghindari kendala teknis.

Peluang Karier S1 Kriminologi

UMY membeberkan profil lulusan yang bisa diikuti jejaknya oleh para mahasiswa setelah lulus S1 Kriminologi. Ada tiga profil utama yang ditawarkan.

1. Policy & Governance Specialist in Criminology

Lulusan dapat berperan sebagai aparatur pemerintah, staf ahli, analis kebijakan, maupun pejabat publik di lembaga pemerintah pusat dan daerah, serta organisasi internasional yang bergerak dalam isu keamanan, hukum, dan tata kelola sosial. Mereka akan terlibat dalam perumusan kebijakan kriminal, evaluasi program keamanan, dan pengembangan sistem peradilan pidana. Profesi ini sangat dibutuhkan karena kebijakan yang tepat sasaran memerlukan data dan analisis kriminologi yang akurat.

2. Analisis Kriminologi Digital (Digital Criminology Analyst)

Profil kedua adalah analis yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki pemahaman mendalam mengenai tren kejahatan siber, pemrosesan data digital, analitik forensik, dan pemetaan pola kriminalitas menggunakan sistem informasi. Kejahatan siber semakin kompleks, mulai dari peretasan, penipuan online, hingga penyebaran konten ilegal. Lulusan kriminologi digital dapat bekerja di kepolisian, lembaga keamanan siber, perusahaan teknologi, atau konsultan forensik digital. Mereka akan membantu mengidentifikasi pelaku, melacak jejak digital, dan menganalisis modus operandi.

3. Sociopreneur Berbasis Komunitas (Community-based Justice Sociopreneur)

Profil ketiga adalah agent of change yang mendorong partisipasi publik, memperkuat solidaritas sosial, serta mengembangkan jejaring komunitas yang berperan aktif dalam pencegahan kejahatan, mediasi konflik, dan pemulihan korban. Lulusan dapat mendirikan atau bergabung dengan organisasi masyarakat sipil yang fokus pada keadilan restoratif, pemberdayaan masyarakat, dan advokasi korban. Mereka juga dapat bekerja di lembaga swadaya masyarakat, yayasan sosial, atau program pemerintah yang berbasis komunitas.

Ketiga profil ini menunjukkan bahwa lulusan kriminologi memiliki peluang karier yang luas, tidak hanya di lembaga penegak hukum, tetapi juga di sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil. Dengan bekal ilmu siber, sosiologi, hukum pidana, dan nilai-nilai Islam, lulusan UMY diharapkan mampu bersaing di pasar kerja nasional dan internasional.

Arah Riset

UMY juga mengutarakan State of The Art yang sekilas bak arah riset di jurusan S1 Kriminologi. Topik-topik riset tersebut meliputi:

  1. Teori Governance & Kebijakan Publik

  2. Teori Kriminologi Modern

  3. Teori Kriminologi Post Modern

  4. Metode Penelitian Kriminologi

  5. Etiologi Kriminal

  6. Viktimologi

  7. Kriminologi Forensik

  8. Kriminologi & Cyber Security

Arah riset ini menunjukkan bahwa program studi ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada aplikasi praktis. Mahasiswa akan diajak untuk meneliti fenomena kejahatan kontemporer, seperti kejahatan siber, terorisme, perdagangan manusia, korupsi, dan kejahatan lingkungan. Mereka juga akan mempelajari bagaimana kebijakan publik dapat dirancang untuk mencegah kejahatan dan melindungi masyarakat.

Mengapa Memilih UMY?

UMY adalah salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia. Kampus ini memiliki akreditasi yang baik dan reputasi yang kuat di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. UMY juga dikenal dengan suasana kampus yang Islami, modern, dan inklusif. Fasilitas yang tersedia lengkap, mulai dari perpustakaan, laboratorium, pusat kegiatan mahasiswa, hingga masjid. Dosen-dosennya berkualitas dan berpengalaman. Selain itu, UMY memiliki jaringan alumni yang luas dan kerja sama dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri.

Dengan membuka S1 Kriminologi, UMY menawarkan program studi yang unik dan relevan dengan kebutuhan zaman. Perpaduan ilmu siber, kriminologi, sosiologi, dan nilai-nilai Islam menjadi daya tarik tersendiri. Lulusannya diharapkan menjadi profesional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berakhlak mulia.

Prospek ke Depan

Menjadi mahasiswa kriminologi bukan tanpa tantangan. Mereka harus mempelajari berbagai disiplin ilmu, melakukan penelitian lapangan, dan berhadapan dengan realitas kejahatan yang kompleks. Namun, tantangan ini sebanding dengan prospek yang ditawarkan. Kebutuhan akan ahli kriminologi terus meningkat seiring dengan meningkatnya kejahatan siber dan kompleksitas masalah sosial. Pemerintah, perusahaan, dan organisasi masyarakat sipil membutuhkan tenaga ahli yang mampu menganalisis dan memberikan solusi.

Prospek karier lulusan kriminologi sangat cerah. Mereka dapat bekerja di kepolisian, kejaksaan, pengadilan, lembaga pemasyarakatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), perusahaan keamanan siber, lembaga riset, universitas, dan organisasi internasional. Mereka juga dapat menjadi konsultan, peneliti, dosen, atau wirausaha sosial. Dengan keterampilan analisis data, forensik digital, dan pemahaman sosial, lulusan kriminologi memiliki nilai jual yang tinggi di pasar kerja.

Kesimpulan

UMY resmi membuka Program Studi S1 Kriminologi berdasarkan SK Mendiktisaintek nomor 1045/B/O/2026. Program studi ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2027/2028. Kurikulumnya menggabungkan Hukum Pidana, Sosiologi, Teknologi Digital, dan Nilai-Nilai Islam. Ada dua jalur penerimaan: Jalur Nilai Rapor dan Jalur CBT. Peluang karier lulusan meliputi Policy & Governance Specialist, Digital Criminology Analyst, dan Community-based Justice Sociopreneur. Arah riset mencakup teori kriminologi, viktimologi, forensik, dan cyber security. UMY menawarkan lingkungan akademik yang kondusif, dosen berkualitas, dan fasilitas lengkap. Bagi calon mahasiswa yang tertarik mendalami kriminologi, ini adalah kesempatan emas. Segera daftar melalui admisi.umy.ac.id.

FAQ

1. Apa itu S1 Kriminologi UMY?
Program studi baru di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMY yang mempelajari kejahatan, pelaku, dan pencegahannya dengan pendekatan multidisiplin.

2. Kapan program ini mulai menerima mahasiswa?
Tahun akademik 2027/2028.

3. Apa dasar hukum pembukaan prodi ini?
Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi nomor 1045/B/O/2026.

4. Apa saja bidang ilmu yang dipelajari?
Hukum Pidana, Sosiologi, Teknologi Digital, dan Nilai-Nilai Islam.

5. Apa visi prodi ini?
Menciptakan pemimpin masyarakat yang mampu menerapkan ilmu siber dan kriminologi untuk ketahanan sosial berbasis digital.

6. Apa saja jalur penerimaan?
Jalur Nilai Rapor dan Jalur CBT (Computer Based Test).

7. Bagaimana cara mendaftar?
Melalui admisi.umy.ac.id.

8. Apa saja prospek karier lulusan?
Policy & Governance Specialist, Digital Criminology Analyst, dan Community-based Justice Sociopreneur.

9. Apa itu Digital Criminology Analyst?
Analis yang memahami kejahatan siber, forensik digital, dan pemetaan pola kriminalitas.

10. Apa itu Community-based Justice Sociopreneur?
Agen perubahan yang mendorong partisipasi publik dalam pencegahan kejahatan dan pemulihan korban.