Tahun ajaran 2026 menandai semakin matangnya implementasi Kurikulum Merdeka di seluruh jenjang pendidikan dasar. Pada fase A (kelas 1–2 SD), pembelajaran Bahasa Indonesia bertransformasi dari sekadar menghafal huruf menjadi pengalaman literasi yang kontekstual dan menyenangkan. Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per semester ganjil 2025/2026 menunjukkan bahwa lebih dari 90% SD di Indonesia telah menggunakan perangkat ajar berbasis fonik dan suku kata yang selaras dengan Kurikulum Merdeka.
Pendekatan ini menekankan kemampuan membaca pemahaman sejak dini, bukan sekadar mengeja. Namun, guru dan orang tua seringkali membutuhkan contoh konkret soal-soal yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) agar dapat mengukur perkembangan anak secara tepat. Artikel ini menyajikan contoh soal Bahasa Indonesia kelas 1 SD Kurikulum Merdeka 2026 lengkap dengan jawabannya, disertai tips untuk pendampingan belajar di sekolah maupun di rumah.
Baca Juga
Contoh Soal Hukum Archimedes Lengkap dengan Jawaban & Pembahasan Terbaru
Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 SD
Sebelum masuk ke contoh soal, penting untuk memahami apa yang diharapkan dari siswa kelas 1 dalam Kurikulum Merdeka. Berdasarkan Keputusan Kepala BSKAP No. 032/H/KR/2024 tentang Capaian Pembelajaran, pada akhir fase A, peserta didik diharapkan mampu:
-
Menyimak: Memahami instruksi lisan sederhana dan merespons dengan tepat.
-
Membaca: Mengenali huruf dan suku kata, merangkai menjadi kata dan kalimat sederhana, serta membaca dengan intonasi yang wajar.
-
Menulis: Menuliskan kata dan kalimat pendek dengan huruf lepas dan huruf tegak bersambung.
-
Berbicara: Mengungkapkan gagasan sederhana dalam percakapan dan menceritakan pengalaman.
Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1 sangat menekankan literasi dasar melalui metode fonik (bunyi huruf) dan pengenalan kata bermakna. Oleh karena itu, soal-soal berikut dirancang untuk mengukur kompetensi tersebut.
Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 1 SD

Berikut adalah kumpulan soal yang dapat digunakan guru untuk asesmen harian atau orang tua untuk latihan di rumah. Soal disajikan per kelompok kompetensi.
A. Soal Menyimak (Mendengarkan)
Petunjuk: Guru atau orang tua membacakan teks berikut dengan suara jelas. Siswa mendengarkan, lalu menjawab pertanyaan lisan atau tertulis sesuai instruksi.
Teks yang dibacakan:
"Setiap pagi, Dika bangun pukul lima. Setelah itu, Dika mandi dan sarapan. Ibu membuatkan Dika nasi goreng kesukaannya. Dika berangkat ke sekolah dengan gembira."
Pertanyaan:
-
Siapa yang bangun pukul lima?
-
Apa yang dibuat ibu untuk Dika?
-
Bagaimana perasaan Dika saat berangkat sekolah?
Jawaban:
-
Dika
-
Nasi goreng
-
Gembira / senang
B. Soal Membaca (Pengenalan Huruf dan Suku Kata)
1. Lingkarilah kata yang memiliki huruf awal yang sama dengan "bola".
a. buku
b. meja
c. sepatu
Jawaban: a. buku (karena sama-sama berawalan /b/ dan berbunyi 'b')
Baca Juga
30 Contoh Soal Menjodohkan Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan Terbaru
2. Pasangkan suku kata di kiri dengan suku kata di kanan agar menjadi kata yang tepat.
| Kiri | Kanan | Jawaban |
|---|---|---|
| ba- | -ngku | bangku |
| se- | -patu | sepatu |
| ru- | -mah | rumah |
3. Bacalah teks berikut dengan suara nyaring!
"Hari ini hujan deras. Rina memakai jas hujan. Ia pergi ke sekolah bersama ayah."
Setelah membaca, jawablah pertanyaan di bawah ini:
-
Mengapa Rina memakai jas hujan?
Jawaban: Karena hujan deras. -
Dengan siapa Rina pergi ke sekolah?
Jawaban: Bersama ayah.
C. Soal Menulis (Merangkai Kata dan Kalimat Sederhana)
1. Tulislah kata berikut dengan huruf lepas!
"cangkir"
Jawaban: c-a-n-g-k-i-r (ditulis siswa dengan huruf kecil lepas)
2. Lengkapilah kalimat berikut dengan kata yang sesuai!
"Adik minum ______ di gelas."
Jawaban: susu / air / teh (bebas asal logis)
3. Susunlah kata-kata acak di bawah ini menjadi kalimat yang benar!
"bermain – di – halaman – andi – bola"
Jawaban: Andi bermain bola di halaman.
D. Soal Membaca Pemahaman (Cerita Pendek)
Bacalah cerita ini baik-baik, lalu jawab pertanyaannya!
"Pada hari Minggu, Lina dan ibu pergi ke pasar. Mereka membeli wortel, bayam, dan apel. Ibu ingin membuat sup sayur. Lina membantu ibu membawa tas belanjaan. Lina senang sekali."
Pertanyaan:
-
Ke mana Lina dan ibu pergi?
Jawaban: Ke pasar. -
Apa saja yang dibeli ibu?
Jawaban: Wortel, bayam, dan apel. -
Mengapa Lina senang?
Jawaban: Karena membantu ibu. / Karena pergi bersama ibu. -
Berapa jumlah benda yang dibeli ibu? (menghitung dari bacaan)
Jawaban: Tiga (wortel, bayam, apel).
E. Soal Kosakata dan Makna Kata
1. Manakah yang termasuk buah-buahan? Beri tanda centang (✓).
- □
buku
-
[✓] apel
- □
sepatu
-
[✓] jeruk
2. Isilah titik-titik dengan kata yang tepat.
"Burung bisa ______ karena punya sayap."
Jawaban: terbang
3. Gambarlah garis dari gambar ke nama benda yang sesuai.
(Pada lembar soal, disediakan gambar: kursi, kucing, dan matahari. Siswa menarik garis ke kata "kursi", "kucing", "matahari".)
Kunci Jawaban dan Skor Penilaian
Untuk memudahkan guru dan orang tua, berikut adalah panduan penilaian untuk setiap bagian soal.
| Bagian Soal | Jumlah Soal | Skor Maksimal | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Menyimak | 3 | 30 | Setiap jawaban benar skor 10. |
| Membaca Huruf & Suku Kata | 3 | 30 | Penilaian akurasi membaca dan menjawab. |
| Menulis | 3 | 20 | Dinilai kerapian, ejaan, dan kelengkapan. |
| Pemahaman Cerita | 4 | 20 | Jawaban tepat skor 5 per soal. |
| Kosakata | 3 | 10 | Jawaban benar skor 3–4. |
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM): Siswa dianggap tuntas jika mencapai total skor 70 atau lebih. Jika belum, berikan pendampingan tambahan pada aspek yang lemah.
Tips untuk Orang Tua dan Guru
-
Gunakan benda konkret: Saat mengajarkan kata benda (apel, kursi, sepatu), tunjukkan langsung bendanya atau gambarnya. Hal ini selaras dengan prinsip pembelajaran kontekstual Kurikulum Merdeka.
-
Bacakan nyaring: Anak kelas 1 masih dalam tahap transisi. Membacakan cerita dengan intonasi dan mimik membantu mereka memahami isi teks sebelum mereka lancar membaca mandiri.
-
Jangan paksa menulis sempurna: Fokus pada keberanian anak mengekspresikan ide. Tulisan yang "jelek" bisa diperbaiki seiring waktu.
-
Integrasikan dengan Profil Pelajar Pancasila: Misalnya, soal tentang "membantu ibu" dapat digunakan untuk menanamkan dimensi gotong royong. Tanyakan, "Apa yang bisa kamu bantu di rumah?"
Baca Juga
Contoh Soal Persamaan Linear Satu Variabel Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan Terbaru
Penutup
Contoh soal di atas dirancang untuk membantu guru dan orang tua mengevaluasi perkembangan literasi anak sesuai standar Kurikulum Merdeka 2026. Ingatlah bahwa setiap anak memiliki kecepatan belajar berbeda; yang terpenting adalah menciptakan suasana belajar yang positif dan bebas tekanan. Dengan pendekatan yang tepat, kemampuan membaca dan menulis akan tumbuh secara alami. Selamat mendampingi putra-putri Anda!
FAQ
1. Apakah Kurikulum Merdeka menghilangkan pelajaran menulis halus?
Tidak. Menulis tegak bersambung tetap diajarkan sebagai bagian dari kemampuan motorik halus, namun tidak menjadi fokus utama. Proporsinya lebih kecil dibandingkan menulis huruf lepas.
2. Kapan anak mulai diajari membaca suku kata?
Di kelas 1 semester 1. Mereka mulai dari pengenalan bunyi huruf (fonik), lalu merangkai suku kata (ba, bi, bu), hingga membaca kata sederhana.
3. Apakah wajib menggunakan buku teks khusus?
Pemerintah menyediakan buku siswa dan guru yang bisa diunduh gratis di buku.kemdikbud.go.id . Namun, guru bebas mengembangkan sendiri atau menggunakan sumber lain yang relevan.
4. Bagaimana cara mengukur kemajuan membaca anak?
Lakukan asesmen diagnostik sederhana setiap bulan: mintalah anak membaca daftar kata atau kalimat pendek. Catat berapa kata yang berhasil dibaca dengan lancar.