Kimia menjadi salah satu mata pelajaran pilihan dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA. Mata pelajaran ini kerap dianggap sebagai salah satu tantangan terbesar karena menuntut penguasaan konsep dasar, logika analitis, hingga ketelitian tingkat tinggi. Dalam soal TKA, peserta akan menemukan ragam variasi soal berbasis penalaran tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Materi yang akan muncul mulai dari bab stoikiometri, termokimia, kesetimbangan, hingga turunan senyawa organik. Oleh karena itu, latihan soal secara rutin menjadi kunci sukses menghadapi ujian ini.
Sebagai bahan latihan, berikut telah dirangkum 20 contoh soal TKA Kimia SMA 2026 disertai kunci jawaban, dikutip dari buku King TKA IPA SMA oleh Forum Tutor Indonesia (2025). Soal-soal ini mencakup berbagai topik penting yang sering muncul dalam TKA. Simak dan pelajari dengan saksama untuk mengukur kesiapan Anda.
Contoh Soal TKA Kimia SMA 2026 dan Kunci Jawaban
Berikut adalah 20 contoh soal TKA Kimia yang dapat Anda gunakan sebagai latihan. Soal-soal ini mencakup berbagai topik dan tipe soal, mulai dari pilihan ganda hingga soal dengan jawaban lebih dari satu.
Soal 1: Hakikat Ilmu Kimia
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Perubahan gaya dan momentum.
(2) Sifat dan struktur zat.
(3) Perubahan zat.
(4) Energi yang menyertai perubahan.
Dalam ilmu kimia mempelajari tentang ....
A. (2), dan (4)
B. (1) dan (3)
C. (3) dan (4)
D. (1), (2), dan (3)
E. (2), (3), dan (4)
Jawaban: E
Pembahasan: Ilmu kimia mempelajari sifat dan struktur zat (2), perubahan zat (3), serta energi yang menyertai perubahan (4). Perubahan gaya dan momentum (1) adalah bidang fisika.
Soal 2: Peran Kimia dalam Geologi
Ilmu kimia memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Peran ilmu kimia dalam bidang geologi adalah..
A. Pembuatan kosmetik
B. Penelitian fosil
C. Pembuatan bahan-bahan bangunan
D. Pertambangan mineral
E. Pembuatan polimer
Jawaban: D
Pembahasan: Dalam bidang geologi, ilmu kimia berperan dalam pertambangan mineral, analisis batuan, dan eksplorasi sumber daya alam.
Soal 3: Alat Laboratorium
Untuk mengambil larutan atau reagen dari dalam botol, maka dapat menggunakan ....
A. Gelas ukur
B. Tabung reaksi
C. Spatula
D. Pipet tetes
E. Statif
Jawaban: D
Pembahasan: Pipet tetes digunakan untuk mengambil larutan atau reagen dalam jumlah kecil dari botol.
Soal 4: Hipotesis Penelitian
Hipotesis untuk penelitian yang berjudul: "Pengaruh jumlah pengadukan terhadap kelarutan serbuk besi dalam larutan nitrat" adalah ....
A. Jumlah pengadukan mungkin tidak akan mempengaruhi kecepatan pelarutan serbuk besi dalam larutan nitrat.
B. Jumlah pengadukan berpengaruh terhadap kelarutan serbuk besi dalam larutan nitrat.
C. Kelarutan serbuk besi dalam larutan nitrat dipengaruhi oleh jumlah zat terlarutnya.
D. Serbuk besi dapat larut dengan cepat jika dilarutkan dalam air panas.
E. Serbuk besi yang halus akan lebih mudah larut dalam air.
Jawaban: B
Pembahasan: Hipotesis harus menyatakan hubungan antara variabel bebas (jumlah pengadukan) dan variabel terikat (kelarutan serbuk besi).
Soal 5: Reaksi Endoterm
Mana contoh berikut yang terkait reaksi endoterm? Jawaban bisa lebih dari satu
A. Reaksi antara kalsium oksida dengan air
B. Reaksi pembakaran
C. Reaksi korosi
D. Reaksi fotosintesis
E. Reaksi cracking alkana
Jawaban: D dan E
Pembahasan: Reaksi endoterm menyerap kalor. Contohnya adalah fotosintesis (D) dan cracking alkana (E). Reaksi antara kalsium oksida dengan air, pembakaran, dan korosi adalah reaksi eksoterm.
Soal 6: Larutan Tidak Jenuh
Larutan yang masih dapat melarutkan zat terlarutnya pada suhu tertentu disebut...
A. Larutan tidak jenuh
B. Larutan jenuh
C. Larutan lewat jenuh
D. Larutan netral
E. Larutan campuran
Jawaban: A
Pembahasan: Larutan tidak jenuh adalah larutan yang masih dapat melarutkan zat terlarut lebih banyak pada suhu tertentu.
Soal 7: Teknik Pemisahan
Teknik pemisahan zat cair dari campurannya berdasarkan perbedaan titik didih disebut...
A. Kristalisasi
B. Destilasi
C. Sublimasi
D. Kromatografi
E. Dekantasi
Jawaban: B
Pembahasan: Destilasi adalah teknik pemisahan berdasarkan perbedaan titik didih.
Soal 8: Reaksi Eksoterm
Jika kita memasukkan bongkahan batu kapur ke dalam air, akan terjadi gelembung-gelembung gas dan wadah akan terasa panas. Pernyataan yang benar dari data percobaan tersebut adalah ....
A. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm sistem menyerap kalor dari karena lingkungan.
B. Reaksi tersebut merupakan reaksi endoterm karena lingkungan menyerap kalor dari sistem.
C. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena sistem mengeluarkan kalor ke lingkungan.
D. Reaksi tersebut merupakan reaksi endoterm karena lingkungan menerima kalor dari sistem.
E. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena lingkungan melepas kalor ke sistem.
Jawaban: C
Pembahasan: Wadah terasa panas menunjukkan bahwa sistem mengeluarkan kalor ke lingkungan. Ini adalah ciri reaksi eksoterm.
Soal 9: Koloid Emulsi
Diberikan 4 zat berikut: (1) garam, (2) oksigen, (3) air, (4) susu. Zat yang apabila dicampur akan menghasilkan koloid emulsi adalah...
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)
Jawaban: D
Pembahasan: Emulsi adalah koloid cair dalam cair. Susu (4) adalah emulsi lemak dalam air. Oksigen (2) bukan cairan.
Soal 10: Sifat Koligatif
Untuk mendinginkan adonan es doger, sejumlah urea dan NaCl dilarutkan dengan es berair hingga jenuh dalam bejana berbeda. Jika konsentrasi kedua larutan sama, penurunan titik beku larutan NaCl ternyata 2 kali lebih besar dibandingkan penurunan titik beku urea. Penjelasan dari fenomena tersebut adalah ....
A. Massa kedua zat sama
B. Massa NaCl 2 kali lebih besar dibandingkan urea
C. Massa urea 2 kali lebih besar dibandingkan NaCl
D. NaCl adalah garam biner
E. Urea merupakan elektrolit lemah sedangkan NaCl elektrolit kuat
Jawaban: D
Pembahasan: NaCl adalah garam biner yang terionisasi menjadi 2 ion (Na+ dan Cl-), sehingga faktor van't Hoff-nya 2. Urea adalah non-elektrolit.
Soal 11: Titik Didih Isomer
Minyak bumi terdiri atas ribuan senyawa hidrokarbon yang sebagian besar bersifat nonpolar dan memiliki titik didih yang berbeda-beda. Proses distilasi fraksional digunakan untuk memisahkan hidrokarbon berdasarkan titik didihnya. Perbedaan titik didih ini tidak hanya ditentukan oleh massa molekul, tetapi juga bentuk molekul, karena bentuk molekul memengaruhi gaya Van der Waals antar molekul. Berdasarkan informasi tersebut, tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pernyataan mengenai titik didih dari isomer-isomer hidrokarbon berikut!
A. Titik didih n-butana lebih besar dari titik didih 2-metil-propana.
B. Titik didih 2,2-dimetil-propana lebih besar dari titik didih 2-metil-butana.
C. Titik didih n-heksana lebih besar dari titik didih 3-metil-pentana.
Jawaban: A. Tepat, B. Tidak Tepat, C. Tepat
Pembahasan: Semakin bercabang, titik didih semakin rendah. n-butana lebih tinggi dari 2-metil-propana. 2,2-dimetil-propana lebih rendah dari 2-metil-butana. n-heksana lebih tinggi dari 3-metil-pentana.
Soal 12: Sifat Koloid
Beberapa contoh penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari:
(1) Peristiwa cuci darah
(2) Penggunaan alat Cottrel
(3) Penggunaan norit pada diare
(4) Sorot lampu di malam hari
(5) Terbentuk delta di muara sungai
Contoh penerapan sifat koloid dari dialisis dan elektroforesis adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)
Jawaban: A
Pembahasan: Dialisis adalah proses cuci darah (1). Elektroforesis adalah pembersihan asap dengan alat Cottrel (2).
Soal 13: Dialisis dan Efek Tyndall
Berikut ini beberapa contoh penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari:
(1) Proses pembersihan darah dalam ginjal
(2) Sorot lampu dalam gedung bioskop
(3) Pembentukan delta di muara sungai
(4) Pembentukan karang oleh binatang
(5) Pembuatan ban kendaraan dari karet alam
Peristiwa dialisis dan efek Tyndall dapat ditemukan pada contoh nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (3) dan (4)
D. (4) dan (5)
E. (5) dan (2)
Jawaban: A
Pembahasan: Dialisis terjadi pada pembersihan darah dalam ginjal (1). Efek Tyndall terlihat pada sorot lampu di bioskop (2).
Soal 14: Pembuatan Koloid
Perhatikan beberapa proses pembuatan koloid berikut:
-
H2S ditambahkan ke dalam pengendapan NiS
-
Sol logam dibuat dengan cara busur Bredig
-
Agar-agar dipeptisasi dalam air
-
Larutan AgNO3 diteteskan ke dalam larutan HCl
-
Larutan FeCl3 diteteskan ke dalam air mendidih
Contoh pembuatan koloid dengan cara kondensasi adalah...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 3 dan 4
D. 3 dan 5
E. 4 dan 5
Jawaban: E
Pembahasan: Cara kondensasi meliputi reaksi kimia (4) dan hidrolisis (5). Cara dispersi meliputi busur Bredig (2) dan peptisasi (3).
Soal 15: Sifat Koligatif Larutan
Di negara yang memiliki musim dingin, proses pencairan es yang terdapat di jalan-jalan dan trotoar dilakukan dengan menaburkan garam ke hamparan salju. Sifat koligatif larutan yang paling tepat berhubungan dengan fenomena wacana di atas adalah ....
A. Penurunan tekanan uap
B. Kenaikan titik didih
C. Penurunan titik beku
D. Tekanan osmosis
E. Kenaikan tekanan uap
Jawaban: C
Pembahasan: Garam menurunkan titik beku air, sehingga es mencair pada suhu yang lebih rendah.
Soal 16: Sifat Unsur
Data suatu unsur sebagai berikut:
-
Hidroksidanya bersifat basa lemah
-
Dapat bereaksi dengan air panas
-
Merupakan senyawa reduktor kuat
-
Senyawanya digunakan sebagai obat maag
Unsur yang memiliki sifat tersebut adalah ....
A. natrium
B. magnesium
C. alumunium
D. silikon
E. pospor
Jawaban: C
Pembahasan: Aluminium memiliki hidroksida basa lemah, bereaksi dengan air panas, dan senyawanya digunakan sebagai obat maag.
Soal 17: Isomer Geometri
Perhatikan senyawa-senyawa berikut:
-
CH2F - CH2F
-
F2C = CCl2
-
CHF2 - CHF2
-
CHF = CHF
Yang memiliki isomer geometri adalah...
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (4) saja
E. (1) dan (4)
Jawaban: D
Pembahasan: Isomer geometri terjadi pada senyawa dengan ikatan rangkap yang memiliki gugus berbeda pada setiap atom karbon. Hanya senyawa (4) yang memenuhi syarat.
Soal 18: Sifat Senyawa Organik
Mana yang termasuk sifat senyawa organik?
A. Reaksi berlangsung lambat
B. Titik didih dan titik lebur rendah
C. Umumnya tidak dapat menghantarkan listrik
D. Berikatan kovalen
E. Tidak mudah terbakar
Jawaban: E
Pembahasan: Senyawa organik umumnya mudah terbakar. Sifat lainnya adalah reaksi lambat, titik didih rendah, tidak menghantarkan listrik, dan berikatan kovalen.
Soal 19: Pembuatan Sol AgCl
Pembuatan sol AgCl dari AgNO3 encer dengan HCl encer termasuk contoh reaksi...
A. Reaksi dekomposisi rangkap
B. Reaksi redoks
C. Reaksi hidrolisi
D. Reaksi substitusi
E. Reaksi penggaraman
Jawaban: D
Pembahasan: Reaksi AgNO3 + HCl → AgCl + HNO3 adalah reaksi substitusi (metatesis).
Soal 20: Fenomena Koloid
Berikut adalah fenomena dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan koloid. Pernyataan yang benar adalah...
A. Efek Tyndall: Penjernihan air menggunakan tawas
B. Dialisis: Proses cuci darah
C. Koagulasi: Langit pada pagi hari berwarna jingga
D. Elektrolisis: Pembersihan asap pabrik dengan pesawat Cotrell
E. Elektroforesis: Terjadinya delta muara sungai
Jawaban: B
Pembahasan: Dialisis adalah proses cuci darah. Efek Tyndall adalah sorot lampu. Koagulasi adalah penjernihan air. Elektroforesis adalah pembersihan asap.
Tips Mempersiapkan TKA Kimia
Setelah mempelajari contoh-contoh soal di atas, berikut beberapa tips untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA Kimia:
-
Kuasai Konsep Dasar. Pastikan Anda memahami konsep stoikiometri, termokimia, kesetimbangan, dan sifat koligatif.
-
Latihan Soal Rutin. Semakin banyak soal yang dikerjakan, semakin terbiasa Anda dengan tipe soal HOTS.
-
Pahami Rumus dan Penerapannya. Jangan hanya menghafal rumus, tetapi pahami kapan dan bagaimana menggunakannya.
-
Pelajari Kimia Organik. Topik ini sering muncul, terutama tentang isomer dan reaksi organik.
-
Gunakan Tabel Periodik. Biasakan menggunakan tabel periodik untuk memahami sifat unsur.
-
Ikuti Simulasi TKA. Manfaatkan simulasi untuk mengukur kemampuan dan manajemen waktu.
-
Jaga Kesehatan dan Mental. Tidur cukup, makan bergizi, dan kelola stres dengan baik.
Kesimpulan
TKA Kimia SMA 2026 menuntut penguasaan konsep, logika analitis, dan ketelitian. Dengan latihan soal yang rutin dan pemahaman yang mendalam, Anda dapat menghadapi ujian ini dengan percaya diri. 20 contoh soal di atas dapat menjadi bahan latihan yang bermanfaat. Selamat belajar dan semoga sukses!
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa itu TKA Kimia?
TKA Kimia adalah bagian dari Tes Kemampuan Akademik yang menguji pemahaman dan penalaran siswa dalam bidang kimia. Soal-soalnya berbasis HOTS.
2. Materi apa saja yang diujikan di TKA Kimia?
Materi meliputi stoikiometri, termokimia, kesetimbangan, larutan dan sifat koligatif, koloid, kimia organik, dan kimia unsur.
3. Apakah soal TKA Kimia sulit?
Tingkat kesulitan bervariasi, tetapi soal HOTS menuntut pemahaman konsep yang mendalam, bukan sekadar hafalan.
4. Bagaimana cara belajar Kimia yang efektif?
Pahami konsep dasar, latihan soal rutin, gunakan tabel periodik, dan ikuti simulasi TKA.
5. Apakah Kimia wajib di TKA?
Kimia adalah mata pelajaran pilihan. Siswa dapat memilih sesuai jurusan atau minat.